Donald Trump Berencana Cairkan Aset Iran yang Dibekukan AS

Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:00:31 WIB
Pencairan Aset Iran oleh Donald Trump.

JAKARTA - Presiden Amerika Serikat Donald Trump dikabarkan telah memberikan persetujuan untuk mencairkan aset Iran senilai 24 miliar dolar AS yang selama ini dibekukan oleh negaranya.

Informasi mengenai pencairan dana yang setara dengan ratusan triliun rupiah tersebut diungkapkan langsung oleh seorang pejabat senior Iran, kendati pihak Gedung Putih belum menyampaikannya secara terbuka.

Klaim itu diutarakan oleh Mohsen Rezaei selaku penasihat senior Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei sewaktu menghadiri perhelatan upacara penghormatan di wilayah Dezful pada hari Jumat kemarin.

Rezaei memaparkan bahwa gejolak ketegangan yang menerpa Iran belakangan ini justru mengerek posisi tawar negara itu di panggung internasional sekaligus memperkokoh sistem pertahanan dalam negeri.

Ia mengklaim penguatan kapasitas daya tangkal tersebut sukses membuat internal Trump merasa risau untuk melanjutkan dinamika perundingan diplomasi secara langsung dengan pihak Teheran.

Di samping itu, Rezaei melayangkan tudingan bahwa poros arah kebijakan strategis Amerika Serikat kini semakin tersandera oleh kendali pengaruh lobi diplomatik dari pihak otoritas Israel.

Menurut pandangannya, dinamika internal dalam struktur pengambilan kebijakan di Washington membuat negara adidaya itu seolah menjadi wilayah jajahan dari kepentingan rezim Zionis.

Pernyataan dari Rezaei ini mengemuka setelah Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi memberikan sinyal positif terkait draf nota kesepahaman baru yang diusulkan oleh pihak Amerika Serikat.

Kesepakatan tersebut diproyeksikan mampu meredam rangkaian konflik militer di semua lini wilayah perbatasan, termasuk Lebanon, sekaligus membuka gerbang dialog pencabutan sanksi ekonomi.

Pada waktu yang sama, salah satu pejabat elite di lingkaran pemerintahan Trump memberikan konfirmasi pada Jumat mengenai besarnya harapan Washington untuk meresmikan perjanjian damai.

Otoritas terkait optimistis kesepakatan damai guna menghentikan konfrontasi bersenjata dengan Iran tersebut dapat segera ditandatangani secara sah dalam rentang beberapa hari mendatang.

Melalui draf dokumen perdamaian yang tengah dimatangkan kedua belah pihak tersebut, AS juga menaruh harapan besar agar implementasinya mampu mengarah pada pembongkaran program nuklir Iran.

Terkini