Dukung Swasembada Gula PG Meritjan Kediri Mulai Serap Tebu Petani

Sabtu, 13 Juni 2026 | 17:18:32 WIB
Manajemen Pabrik Gula (PG) Meritjan Kediri, mengadakan selamatan petik tebu musim giling 2026 di Kediri.

AKARTA - Pabrik Gula (PG) Meritjan Kediri, Jawa Timur, secara aktif mulai menyerap tebu petani untuk musim giling 2026 ini dengan target perolehan rendemen hingga 7,5 persen.

General Manager PG Meritjan Kediri Tites Agung Priyono menjelaskan saat ini pabrik telah memulai untuk proses giling tebu di musim giling 2026. Sesuai dengan rencana, pabrik akan menggiling tebu hingga 2,5 juta kuintal.

"Kami sudah start giling 2026. Untuk musim giling tahun ini, kami mematok target volume tebu giling mencapai 2,5 juta kuintal dengan target angka rendemen rata-rata 7,5 persen," katanya.

Ia juga menambahkan, target giling tebu 2026 ini juga lebih banyak ketimbang giling tebu pada 2025. Pada tahun lalu tersebut, pabrik bisa menggiling tebu di angka 2,2 juta kuintal.

Tites juga optimistis target tahun ini bisa tercapai. Selain adanya dukungan dari program pemerintah CPCL (Calon Petani Calon Lahan) bongkar ratoon yang sudah dimulai sejak tahun lalu, koordinasi dengan petani tebu juga masif dilakukan.

PG Meritjan juga melakukan berbagai persiapan untuk melaksanakan giling 2026, demi mendukung swasembada gula nasional. Salah satunya general steam test di semua stasiun mesin dan kekompakan dengan petani yang mencapai 99,03 persen.

Pihaknya juga meminta doa restu kepada seluruh jajaran baik pemerintah sebagai pemangku kebijakan serta masyarakat sekitar untuk mendukung proses giling tebu di pabrik ini.

"Kami mohon doa restu kepada lingkungan masyarakat sekitar dan pemangku kebijakan, semoga giling berjalan lancar dan semua karyawan diberi keselamatan," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Asosiasi Petani Tebu Rakyat (APTR) PG Meritjan Kediri Mahmud Pujianto menegaskan kesiapan dari APTR untuk ikut serta menyukseskan giling tebu di PG Meritjan Kediri tersebut.

Ia menyebut, para petani tebu mengirimkan tebu sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) yang ditentukan, yaitu tebu yang manis, bersih, dan segar (MBS).

"Semua anggota APTR sudah berkomitmen untuk mengirim tebu hasil panen ke PG Meritjan, kami kompak dan semoga giling 2026 PG Meritjan sukses," kata dia.

Dalam proses giling tebu 2026 tersebut, diawali dengan doa bersama dengan manajemen, tokoh masyarakat, dan petani binaan. Kegiatan seremonial awal giling ini berlangsung dengan lancar dan tertib

Terkini