JAKARTA — Tarif listrik rumah tangga di berbagai negara menunjukkan perbedaan yang signifikan akibat pengaruh kebijakan energi, ketergantungan pada bahan bakar impor, hingga beban pajak dan infrastruktur.
Data dari GlobalPetrolPrices.com yang dilansir oleh Visual Capitalist periode 2023-2026 mengungkapkan kesenjangan harga yang sangat lebar antara negara dengan tarif listrik tertinggi dan terendah.
Bermuda menempati posisi pertama sebagai negara dengan tarif listrik termahal di dunia, yakni US$0,466 per kWh.
Sebaliknya, Iran tercatat sebagai negara dengan tarif listrik termurah, hanya US$0,003 per kWh. Fenomena ini menunjukkan bahwa harga listrik di Bermuda mencapai lebih dari 155 kali lipat dibandingkan di Iran.
Negara-negara di Eropa mendominasi daftar tarif listrik termahal. Tingginya biaya di wilayah ini tidak hanya dipicu oleh harga bahan bakar, tetapi juga mencakup pajak, pungutan lingkungan, biaya energi terbarukan, dan biaya pemeliharaan jaringan.
Selain itu, negara kepulauan seperti Kepulauan Cayman dan Barbados juga menghadapi tarif mahal karena ketergantungan pada bahan bakar impor serta minimnya skala ekonomi.
Di sisi lain, negara dengan tarif listrik murah umumnya adalah negara kaya energi yang memiliki pasokan domestik melimpah, seperti Iran, Irak, dan Mesir. Banyak dari negara-negara tersebut juga menerapkan kebijakan subsidi energi yang kuat bagi masyarakatnya.
Lantas, di mana posisi Indonesia? Indonesia tidak masuk dalam daftar 25 negara dengan tarif listrik termahal maupun termurah di dunia.
Hal ini mengindikasikan bahwa kebijakan subsidi energi dan ketersediaan sumber daya domestik masih menjadi penentu utama kestabilan tarif listrik di tanah air.
10 Negara dengan Tarif Listrik Termahal (US$/kWh):
Bermuda: 0,466
Irlandia: 0,447
Italia: 0,415
Kepulauan Cayman: 0,411
Jerman: 0,406
Belgia: 0,404
Inggris: 0,404
Liechtenstein: 0,402
Swiss: 0,366
Denmark: 0,361
10 Negara dengan Tarif Listrik Termurah (US$/kWh):
Iran: 0,003
Ethiopia: 0,006
Kirgizstan: 0,014
Irak: 0,015
Sudan: 0,015
Kuba: 0,015
Bhutan: 0,015
Angola: 0,016
Zambia: 0,023
Mesir: 0,024