Strategi Baru Xiaomi Rilis Model 18 Pro Sebelum Xiaomi 18 Reguler

Rabu, 17 Juni 2026 | 05:52:31 WIB
Xiaomi 18 Pro Max.

JAKARTA - Produsen teknologi Xiaomi dilaporkan bakal menerapkan strategi penjualan yang baru dalam meluncurkan lini ponsel kelas atas atau flagship teranyar mereka.

Perusahaan asal China tersebut diyakini akan merilis perangkat Xiaomi 18 Pro ke publik lebih awal dibandingkan dengan kehadiran varian Xiaomi 18 versi reguler.

Berdasarkan laporan dari media Gizmochina yang merujuk pada bocoran informasi Digital Chat Station, model Xiaomi 18 Pro diperkirakan akan menyapa pasar pada September 2026.

Sementara untuk varian standar dari Xiaomi 18 baru akan menyusul dilepas ke pasaran beberapa waktu setelah kehadiran versi Pro tersebut resmi diperkenalkan.

Langkah anyar ini tentu berbanding terbalik dari kebiasaan Xiaomi pada peluncuran generasi terdahulu yang rutin merilis model standar dan Pro secara berbarengan dalam satu panggung.

Walau waktu peluncuran kedua ponsel pintar tersebut sengit sengaja dipisah, jarak atau jeda perilisan antara kedua tipe gawai ini diprediksi tidak akan terlampau lama.

Kedua model gawai, baik Xiaomi 18 maupun Xiaomi 18 Pro, ditargetkan sudah bisa dibeli oleh konsumen di pasar domestik China menjelang momen perayaan Tahun Baru Imlek pada Februari 2027.

Penerapan skema rilis seperti ini dinilai sangat mirip dengan taktik yang santer dikabarkan juga akan diambil oleh kompetitor mereka, Apple, untuk jajaran produk seri iPhone 18.

Sebelum isu skema rilis ini berembus, eksistensi dari gawai Xiaomi 18 versi standar itu sendiri sebenarnya sudah sempat terendus lewat kemunculannya di dalam data basis GSMA.

Beralih pada sektor dapur pacu, jajaran perangkat dari seri Xiaomi 18 ini digadang-gadang akan menjadi salah satu pelopor ponsel yang mengadopsi chipset Qualcomm Snapdragon 8 Elite Gen 6.

Di samping adanya pergeseran skema waktu rilis produk, beredar kabar pula bahwa banderol harga untuk unit seri Xiaomi 18 ini berpotensi mengalami lonjakan dibanding generasi sebelumnya.

Fenomena kenaikan harga jual ini diperkirakan tidak hanya akan menerpa merek Xiaomi saja, melainkan berimbas pada vendor smartphone Android lain akibat melambungnya ongkos produksi komponen.

Pendiri dari perusahaan Xiaomi, Lei Jun, dalam suatu kesempatan sempat membeberkan fakta terkait kondisi harga komponen memori di pasar global yang tengah merangkak naik sangat tajam.

Bahkan, dirinya juga memproyeksikan bahwa tren kenaikan harga suku cadang memori tersebut diprediksi masih akan terus berlanjut hingga kurun waktu dua tahun ke depan.

Oleh sebab itu, Lei Jun memberikan imbauan bagi para pengguna gadget yang memiliki rencana memperbarui ponsel mereka untuk segera merealisasikannya sebelum harga pasar melambung tinggi.

Terkini