Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco dan Saan Mustopa Temui Massa Pendemo

Jumat, 19 Juni 2026 | 22:42:31 WIB
Ilustrasi mahasiswa demo.

JAKARTA - Jajaran pimpinan DPR RI bersedia menemui perwakilan elemen mahasiswa yang melaksanakan aksi unjuk rasa di area depan Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (19/6/2026).

Berdasarkan pantauan langsung, agenda pertemuan yang digelar di Ruang Abdul Muis, Gedung Nusantara 1 tersebut dihadiri oleh dua Wakil Ketua DPR RI, yakni Sufmi Dasco Ahmad bersama Saan Mustopa.

Kedua pimpinan itu didampingi oleh Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman, Wakil Ketua Komisi III DPR RI Rano Alfath, serta Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) Nazaruddin Dek Gam.

Sementara itu, pihak mahasiswa yang datang bersumber dari bermacam universitas dan organisasi yang berbeda, di antaranya delegasi Himpunan Mahasiswa Indonesia (HMI), Universitas Trisakti, Universitas Mercu Buana, serta Universitas Esa Unggul.

Kawasan Gedung Nusantara 1 DPR RI atau yang kerap dijuluki “Gedung Kura-kura” juga terlihat dikawal secara ketat oleh barisan aparat kepolisian dari satuan Brimob dan Sabhara, hingga petugas keamanan dalam (Pamdal) DPR RI.

“Nanti kami ketemu dulu, kami dengarkan aspirasinya,” singkat Saan saat hendak masuk ke ruang pertemuan.

Sejumlah jurnalis sempat diizinkan masuk ke area ruangan pertemuan dalam beberapa saat demi mengambil dokumentasi, tepat sebelum agenda diskusi tersebut resmi dimulai.

Selepas itu, para awak media diminta untuk keluar ruangan guna menanti sesi jumpa pers resmi, lantaran proses perundingan tersebut bakal diselenggarakan lewat sistem tertutup.

“Media izin untuk di luar ya. Nanti ada konferensi pers,” ucap petugas sambil mengarahkan awak media meninggalkan ruangan.

Delegasi mahasiswa Universitas Trisakti yang menjadi salah satu aliansi demonstran sore hari ini membawa konsep pergerakan "Tritura Kembali" atau Tiga Tuntutan Rakyat.

Menteri Luar Negeri Kepresidenan Mahasiswa (Kepresma) Universitas Trisakti, Arief, menyebutkan jika ada tiga poin utama yang diusung dalam demonstrasi ini, yaitu memulihkan kondisi ekonomi dan politik nasional, memberantas inkompetensi pejabat publik, serta mengembalikan supremasi sipil.

Di samping Trisakti, massa mahasiswa dari Universitas Esa Unggul turut meramaikan aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR RI tersebut.

Adapun rincian tuntutan dari pihak mahasiswa Universitas Esa Unggul meliputi penegakan supremasi sipil, pelaksanaan audit terhadap program kerja pemerintah beserta Proyek Strategis Nasional (PSN), perbaikan pada pola komunikasi publik pemerintah, serta memastikan berjalannya fungsi kontrol (check and balance).

Terkini