Daud Joseph Mundur dari Jabatan Dirut PT Pos Indonesia

Jumat, 03 Juli 2026 | 00:04:32 WIB
Daud Joseph.

JAKARTA - Nama Daud Joseph menjadi pusat perhatian publik setelah dirinya memutuskan untuk meletakkan jabatan selaku Direktur Utama PT Pos Indonesia (Persero) padahal baru menjabat selama kurang dari 4 bulan.

Menyadur situs resmi PT Pos Indonesia, dirinya mulai dipercaya memegang kendali kepemimpinan pada korporasi pelat merah tersebut usai ditunjuk oleh pihak Danantara Asset Management pada Maret 2026.

"Daud Joseph adalah seorang pemimpin visioner dengan dedikasi lebih dari 22 tahun dalam menavigasi transformasi strategis di sektor transportasi, agrobisnis, dan otomotif," tulis laman resmi PT Pos Indonesia, dikutip Jumat (3/7/2026).

Daud Joseph merupakan seorang lulusan dari jurusan Teknik Metalurgi Universitas Indonesia serta berhasil meraih gelar Master of Global Management dari Thunderbird School of Global Management.

Dirinya juga punya rekam jejak panjang dalam menempati posisi-posisi penting pada beraneka ragam sektor dunia industri nasional.

Pada bidang transportasi publik, dirinya tercatat pernah mengemban tugas selaku Direktur Operasional dan Keselamatan pada instansi PT Transportasi Jakarta.

Kala itu, dirinya menakhodai sebanyak 6.500 pekerja dan mengukir prestasi lewat pencapaian 1,4 juta pengguna dalam sehari sekaligus membawa Transjakarta jadi sistem BRT terpanjang di dunia.

Bukan hanya itu, Daud Joseph juga pernah memegang posisi sebagai Komisaris Utama pada korporasi PT Steady Safe Tbk.

Di bawah arahannya, dirinya berhasil membalikkan kondisi performa operasional perusahaan dari yang sebelumnya minus menjadi positif cuma dalam rentang waktu satu tahun saja.

Sementara itu pada area logistik serta agrobisnis, dirinya pernah meniti karier di PT Triputra Agro Persada Tbk. dan juga PT SMART Tbk (Sinar Mas).

Dirinya dipercaya mengurusi armada dalam jumlah masif hingga mencapai 6.000 unit serta mengelola 14.000 tenaga kerja, sekaligus mendongkrak pemasukan hingga 127 persen melalui mekanisasi panen.

Daud Joseph juga mengawali rekam jejaknya sebagai salah satu peserta dalam program Management Trainee di PT Astra International Tbk. (Isuzu).

Di tempat tersebut, dirinya sukses memaksimalkan efisiensi kerja operasional pada 27 unit cabang bengkel yang tersebar di wilayah Indonesia.

Portofolio berskala internasional juga dikantonginya lewat jalinan kemitraan strategis dengan Pemerintah Kota Los Angeles dalam memformulasikan metodologi investasi infrastruktur berbasis SDG.

Dari aspek kemampuan personal, Daud Joseph dilaporkan cakap dalam melafalkan pelbagai macam bahasa dunia, mulai dari Indonesia, Inggris, Jepang, Mandarin, sampai Spanyol.

Melalui rilis resmi Danantara pada Jumat (3/7/2026), keputusan mundurnya Daud Joseph dari PT Pos Indonesia (Persero) erat kaitannya dengan hasil proses uji tuntas terkait masalah tata kelola internal perusahaan.

Managing Director Stakeholders Management & Communications Danantara Rohan Hafas menyebutkan pihak Danantara telah memegang dokumen pengunduran diri resmi dari Daud Joseph sejak awal minggu ini, yakni Senin (29/6/2026).

"Selama kurang lebih tiga bulan terakhir, beliau kami tugaskan untuk memimpin proses pembenahan PT Pos Indonesia melalui due diligence menyeluruh terhadap kondisi keuangan, operasional, tata kelola, dan organisasi perusahaan," ujar Rohan dalam keterangan resminya, Jumat (3/7/2026).

Rohan menguraikan, berdasarkan hasil proses asesmen tersebut, Daud Joseph sudah mengomunikasikan secara langsung kepada pihak pemegang saham bahwa internal PT Pos Indonesia membutuhkan langkah perombakan fundamental.

Tingkat kerumitan dari problem masa lalu serta beratnya agenda restrukturisasi ke depan diakui menuntut kapabilitas yang jauh lebih spesifik dalam mengawal proses transformasi berikutnya.

Terkini