JAKARTA - Juru taktik tim nasional Spanyol Luis de la Fuente menyatakan bahwa armadanya tidak mau terlampau cepat memikirkan babak semifinal Piala Dunia 2026, lantaran konsentrasi utama mereka sepenuhnya tertuju untuk menumbangkan Belgia pada fase perempat final di Stadion Los Angeles, Amerika Serikat (AS), Sabtu (11/7) pukul 02.00 WIB.
"Kami hanya memikirkan Belgia. Selama kami belum melewati perempat final, kami tidak akan membicarakan calon lawan berikutnya. Semifinal, untuk saat ini, belum ada dalam pikiran kami," kata De la Fuente, dikutip dari laman resmi tim nasional Spanyol, Jumat.
Skuad La Furia Roja menjelma sebagai kontestan dengan lini pertahanan paling kokoh hingga fase delapan besar ini, mengingat mereka menjadi satu-satunya kesebelasan yang gawangnya masih suci dari kebobolan gol.
Spanyol sejauh ini sukses mengemas empat kali poin penuh dan satu hasil imbang dari lima pertandingan yang telah dijalani sepanjang putaran final Piala Dunia 2026. Satu-satunya skor sama kuat diraih kala bersua Tanjung Verde dengan hasil akhir 0-0 pada laga pembuka Grup H.
Hasil positif teranyar mereka dapatkan ketika menundukkan Portugal lewat keunggulan tipis 1-0 berkat gol krusial Mikel Merino di penghujung laga, yang mengantarkan Spanyol menembus perempat final pertama mereka sejak menyabet gelar kampiun pada 2010 silam.
"Kepercayaan diri tumbuh seiring berjalannya pertandingan. Kemenangan selalu memperkuat keyakinan terhadap pekerjaan yang telah dilakukan, tetapi pertandingan besok akan sangat berbeda," ucap De la Fuente.
Ketika mengulas peta kekuatan armada Belgia, pelatih yang kini berusia 65 tahun itu memaparkan bahwa skuad berjuluk Setan Merah tersebut merupakan rival yang sangat tangguh, khususnya ketajaman sektor depan mereka yang sukses melesakkan 12 gol pada tiga partai pamungkas, termasuk kala mendepak tuan rumah AS dengan skor telak 4-1 di babak 16 besar.
"Belgia adalah tim yang sangat kuat, dengan pemain-pemain kelas dunia," ucap De la Fuente, pelatih yang mengantarkan La Furia Roja juara Piala Eropa 2024 itu.
Lebih jauh, De la Fuente memberikan tanggapan terkait performa penyerang sayap andalannya Lamine Yamal yang sejauh ini baru membukukan koleksi satu gol dari lima penampilan di pentas Piala Dunia 2026.
"Motivasi Lamine luar biasa. Dalam kondisi seperti ini, dia menjadi pemain yang sangat berbahaya bagi lawan. Saat melawan Portugal, dia memainkan pertandingan yang sangat komplet, selalu bekerja untuk tim," kata De la Fuente soal Yamal.
Pada fase semifinal nanti, tim yang keluar sebagai pemenang dalam duel sengit Spanyol kontra Belgia sudah dinanti oleh Prancis yang baru saja melaju usai menumbangkan Maroko lewat keunggulan 2-0. Partai empat besar di jalur bagan ini dijadwalkan bergulir pada Rabu (15/7) pukul 02.00 WIB di Stadion Dallas, AS.