JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka melemah pada perdagangan Kamis (11/6/2026). Berdasarkan data RTI Infokom, mata uang Garuda terkoreksi 4 poin atau 0,02 persen ke level Rp17.933 per dolar AS.
Pelemahan ini sejalan dengan mata uang lain di Asia, seperti Won Korea Selatan dan Baht Thailand yang juga berada dalam tekanan terhadap mata uang dolar AS di awal sesi perdagangan.
Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, sebelumnya memprediksi bahwa penguatan rupiah sempat didorong oleh optimisme pasar terkait kebijakan suku bunga Bank Indonesia.
“Rupiah diperkirakan bergerak di kisaran Rp17.900-Rp18.000 pada perdagangan Kamis [11/6/2026],” ujar Lukman.
Berikut adalah rincian kurs dolar AS di BCA, BRI, Bank Mandiri, dan BNI per Kamis (11/6/2026):
BCA
E-rate: Beli Rp17.970, Jual Rp17.990
TT Counter: Beli Rp17.800, Jual Rp18.075
BRI
E-rate: Beli Rp17.993, Jual Rp18.025
TT Counter: Beli Rp17.900, Jual Rp18.100
Bank Mandiri
Special Rate: Beli Rp17.925, Jual Rp17.955
TT Counter: Beli Rp17.735, Jual Rp18.035
BNI
Special Rate: Beli Rp17.973, Jual Rp17.993
TT Counter: Beli Rp17.900, Jual Rp18.050
Pergerakan nilai tukar ini masih akan dipengaruhi oleh sentimen eksternal serta data inflasi Amerika Serikat yang berpotensi membatasi penguatan rupiah ke depan.