JAKARTA – Pengurus Besar (PB) Akuatik Indonesia mematok target berupa perbaikan catatan waktu performa dalam kompetisi renang perairan terbuka tingkat regional bertajuk Asian Open Water Swimming (OWS) 2026 ke-12.
Kejuaraan berskala internasional yang diselenggarakan di kawasan Jimbaran, Kabupaten Badung, Bali tersebut diramaikan oleh keikutsertaan enam orang delegasi atlet asal Indonesia.
"Targetnya bagaimana di setiap ajang bisa memperbaiki catatan waktu," kata Ketua Umum PB Akuatik Indonesia Anindya Novyan Bakrie saat membuka ajang itu di Jimbaran, Kabupaten Badung, Bali, Sabtu.
Anindya menaruh harapan besar agar jajaran perenang profesional Indonesia yang ikut serta bertanding mampu menyuguhkan penampilan paling maksimal di panggung olahraga kancah Asia tersebut.
Adapun barisan enam atlet profesional kebanggaan tanah air yang diturunkan meliputi Gusti Ayu Made Nadya Saraswati, Andy Fauzan, Alexander Adrian, Mochamad Akbar Putra Taufik, Sang Arka Ning Jaladri Prawatya, serta Hefrisyanthi Izzy Dwi Faiva.
“Tentu kompetisi berat tapi yang terpenting melakukan yang terbaik, lebih bagus dari sebelumnya sehingga ada peningkatan,” ucapnya.
Keenam nama perenang nasional tersebut tercatat sempat ikut berkompetisi di ajang olahraga regional bergengsi SEA Games 2025 di Bangkok, Thailand, walaupun saat itu mereka belum berhasil membawa pulang perolehan medali.
Mengacu pada lembaran data rekam catatan waktu terakhir yang dibukukan dalam pagelaran SEA Games 2025, perenang putra andalan Indonesia yang bertanding di nomor jarak 10 kilometer, Mochamad Akbar Putra Taufik, menorehkan waktu 2 jam, 12 menit, serta 51 detik.
Sementara itu, untuk kategori nomor 10 kilometer putri pada kompetisi SEA Games 2025, perenang Hefrisyanthi Izzy Dwi Faiva sukses membukukan perolehan waktu 2 jam, 16 menit, serta 01 detik.
Pada nomor perlombaan yang sama, atlet putri lainnya yakni Gusti Ayu Made Nadya Saraswati menorehkan perolehan durasi waktu sepanjang 2 jam, 20 menit, dan 51 detik.
Pada agenda pelaksanaan hari pertama, turnamen tahunan yang diikuti oleh total 78 atlet profesional dari 18 negara di benua Asia ini secara khusus mempertandingkan kategori nomor jarak 5 kilometer untuk kelompok putra dan putri.
Pihak panitia penyelenggara kejuaraan tahunan ini terpantau turut menyajikan perlombaan kategori A Stream OWS Series yang secara spesifik menyasar kalangan perenang pemula, para penggiat komunitas olahraga air, hingga lapisan masyarakat umum.
Di dalam segmen kategori tersebut, pihak manajemen membuka nomor tantangan jarak pendek yang meliputi rute 400 meter, 500 meter, 1,5 kilometer, serta 3 kilometer sebagai medium strategis guna menjaring bibit-bibit atlet profesional baru di masa mendatang.
Berdasarkan pemaparan dari Anindya, bergulirnya agenda olahraga bertaraf internasional ini diharapkan mampu ikut mendongkrak roda potensi sektor pariwisata bahari atau wisata maritim di wilayah Indonesia.
“Daengan seperti ini kami bisa buat industri olahraga yang lebih sehat,” katanya.