Tips Psikolog Menjaga Ketenangan dan Emosi di Kantor

Tips Psikolog Menjaga Ketenangan dan Emosi di Kantor
Ilustrasi Sedang emosi.

JAKARTA — Tekanan di tempat kerja sering kali memicu berbagai emosi negatif, mulai dari rasa frustrasi, kemarahan, hingga perasaan cemas yang berlebihan.

Tuntutan pekerjaan yang tinggi, rapat yang melelahkan, hingga konflik dengan rekan kerja membuat banyak orang sulit menjaga ketenangan dalam aktivitas sehari-hari.

Psikolog sekaligus konselor klinis Loriann Oberlin, MS, LCPC, menyatakan bahwa emosi yang meningkat tidak harus selalu direspons secara spontan atau impulsif.

Salah satu cara efektif yang dapat membantu adalah menerapkan mindfulness, yaitu kemampuan menyadari apa yang sedang terjadi tanpa langsung bereaksi berlebihan.

Menurut Oberlin, praktik ini membantu seseorang meningkatkan fokus, menjaga keseimbangan emosi, serta membangun hubungan yang lebih sehat di lingkungan profesional.

Langkah pertama adalah menyadari sinyal stres pada tubuh, seperti rahang yang menegang atau napas yang memendek, guna memberikan jeda sebelum bereaksi.

Kedua, kembalikan perhatian ke momen saat ini dengan merasakan kondisi sekitar agar intensitas emosi dapat menurun dan pikiran menjadi lebih fokus.

Ketiga, gunakan waktu istirahat untuk memulihkan diri sepenuhnya dengan menjauhkan diri dari gangguan pekerjaan atau mencoba teknik grounding.

Keempat, tetapkan niat positif sebelum memulai pekerjaan agar pikiran tetap selaras dengan tujuan utama meski sedang menghadapi tekanan yang cukup besar.

Kelima, berikan jeda sebelum merespons konflik atau kritik, sehingga ruang singkat tersebut membantu seseorang dalam mengambil keputusan yang jauh lebih bijaksana.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index