Gandeng Samsung, Anthropic Kembangkan Chip AI Mandiri 2 nm

Gandeng Samsung, Anthropic Kembangkan Chip AI Mandiri 2 nm
Chip AI Anthropic.

JAKARTA - Anthropic semakin meningkatkan upaya dalam merancang cip kecerdasan buatan mandiri. Pengembang model AI Claude tersebut dilaporkan tengah menjalin diskusi bersama Samsung Electronics untuk menjajaki pembuatan chip AI khusus dengan memanfaatkan teknologi fabrikasi 2 nanometer (nm).

Langkah ini mencerminkan tren industri AI di mana korporasi besar berupaya memproduksi chip sendiri guna memangkas ketergantungan terhadap GPU Nvidia, sekaligus mengoptimalkan efisiensi serta biaya operasional pusat data.

Berdasarkan laporan The Information pada Kamis (2/7/2026), Anthropic mulai berkomunikasi dengan divisi foundry Samsung Electronics perihal potensi pengembangan chip AI. Meski demikian, inisiatif ini masih tahap awal dan detail mengenai fungsi, integrasi server, maupun target performa belum ditetapkan.

Proyek ini belum mencapai tahap desain teknis, pengujian, ataupun manufaktur. Sumber terkait mengungkapkan bahwa Anthropic tengah menimbang pemanfaatan proses fabrikasi 2 nm serta teknologi advanced packaging dari perusahaan asal Korea Selatan tersebut.

Selain Samsung, Anthropic dilaporkan juga berkoordinasi dengan beberapa firma desain chip untuk mengevaluasi opsi pengembangan lainnya. Perusahaan juga masih mempertimbangkan penggunaan chip dari Microsoft maupun startup asal Inggris, Fractile.

Alasan utama Anthropic melirik Samsung adalah keunggulan fabrikasi 2 nm yang merupakan salah satu teknologi manufaktur paling mutakhir. Teknologi ini mampu meningkatkan kepadatan transistor, yang berujung pada efisiensi daya dan performa komputasi lebih optimal.

Keseriusan pengembangan chip internal ini diperkuat dengan perekrutan Clive Chan, mantan anggota tim cip khusus OpenAI. Chan merupakan sosok kunci yang terlibat dalam pengembangan proyek chip internal OpenAI sejak awal.

Pada 6 Juni lalu, ia menyatakan kepindahannya ke Anthropic lewat platform X. "Saya tidak bisa menggoyahkan tarikan untuk mendaki gunung baru dari awal," tulis Chan saat mengumumkan keputusannya meninggalkan OpenAI.

Ambisi pengembangan ini turut didukung pendanaan Seri H senilai US$ 65 miliar yang ditutup pada 28 Mei lalu. Valuasi Anthropic kini mencapai US$ 965 miliar, melampaui OpenAI yang berada di kisaran US$ 852 miliar, menjadikannya startup AI dengan valuasi tertinggi di dunia.

Jika kontrak ini terealisasi, Samsung akan menambah daftar klien strategisnya seperti Tesla dan Apple. Namun, tantangan Samsung tetap ada, yakni menjaga performa fabrikasi 2 nm agar bebas cacat, mengingat riwayat tingkat keberhasilan produksi mereka di masa lalu.

Persaingan chip AI semakin panas. Google memiliki TPU, AWS mengembangkan Trainium, dan OpenAI baru saja meluncurkan cip inferensi Jalapeño hasil kolaborasi dengan Broadcom. Strategi ini menunjukkan keinginan perusahaan AI untuk mengurangi dominasi GPU Nvidia.

Kendati tengah merancang cip mandiri, Anthropic menegaskan bahwa pihaknya tidak berniat mengganti seluruh infrastruktur yang ada. Mereka tetap akan mengandalkan GPU Nvidia, TPU Google, dan chip Trainium AWS sebagai bagian krusial dari sumber daya komputasi mereka.

Pasar Application-Specific Integrated Circuit (ASIC) diproyeksikan tumbuh 44,6 kata persen pada 2026. Pertumbuhan ini hampir tiga kali lebih cepat dibandingkan GPU umum, didorong oleh kebutuhan perusahaan akan efisiensi dan kontrol infrastruktur yang lebih besar.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index