Karyawan SPPG Bantul Diduga Ejek Korban Keracunan MBG, BGN Beri Teguran

Minggu, 20 September 2026 | 08:55:00 WIB
Karyawan SPPG Bantul Diduga Ejek Korban Keracunan MBG, BGN Beri Teguran

INFOTUNTAS.COM — Badan Gizi Nasional (BGN) memberikan teguran kepada karyawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Bantul, Yogyakarta, setelah dugaan ejekan terhadap korban keracunan program Makan Bergizi Gratis (MBG) viral di media sosial. Aksi tersebut memicu kemarahan publik karena dianggap tidak sensitif terhadap warga yang sedang mengalami masalah kesehatan.

Dalam rekaman yang beredar, terlihat beberapa orang yang mengenakan atribut dapur umum tertawa dan melontarkan komentar yang diduga meremehkan kondisi para korban. Publik menilai tindakan tersebut sangat tidak pantas mengingat MBG merupakan program prioritas pemerintah yang menyasar kesehatan anak-anak sekolah.

Sikap Resmi Badan Gizi Nasional

Menanggapi viralnya video tersebut, pihak BGN memastikan telah menjatuhkan sanksi berupa teguran kepada oknum karyawan yang terlibat. Langkah ini diambil untuk menjaga etika dan profesionalisme seluruh petugas yang terlibat dalam rantai produksi program MBG.

BGN menegaskan bahwa sikap tidak sensitif terhadap korban tidak dapat ditoleransi dalam standar operasional prosedur mereka. Teguran ini diharapkan menjadi efek jera bagi seluruh karyawan SPPG di berbagai daerah agar lebih berhati-hati dalam berperilaku, terutama di ruang publik.

Respons Warganet dan Sorotan Publik

Warganet yang melihat video tersebut langsung membanjiri kolom komentar dengan kritik tajam. Banyak yang menyayangkan perilaku karyawan tersebut karena dianggap menambah beban psikologis para korban yang sedang menjalani pemulihan.

Beberapa pengguna media sosial juga menyoroti pentingnya pelatihan empati bagi para pekerja di dapur umum SPPG. Mereka berharap kejadian serupa tidak terulang di wilayah lain dan pengawasan terhadap perilaku petugas dapat diperketat.

Hingga berita ini ditulis, belum ada informasi lebih lanjut mengenai identitas pasti karyawan yang terlibat atau apakah ada sanksi tambahan selain teguran. Kasus ini menjadi pengingat bahwa program MBG tidak hanya soal penyediaan makanan, tetapi juga menjaga kepercayaan dan empati kepada masyarakat.

Terkini